Rabu, 29 Januari 2014

Contoh kumpulan pantun tentang lingkungan





Api membara karena dikipas
Panas menyengat hewan melata
Tambang dicari hutan dilibas
Hasilnya dibagi tidak merata

Kalau ingin melanglang buana
Jangan memandang fatamorgana
Lingkungan rusak dimana-mana
Kesadaran manusia hanya wacana

Kapal berlayar tanpa muatan
Diiringi music orkes simponi
Bumi merana kehabisan hutan
Tanam pohon hanya seremoni

Pasang tenda memakai pasak
Tenda dibangun untuk pajangan
Pemerintah sadari lingkungan rusak
Tanam pohon buru penghargaan

Hobinya bikin mainan sawah
Buat ngusir hama tanaman
Mobilnya sih mahal dan mewah,
Buang sampahnya kok sembarangan.
Andaikan ada orang dirindukan
Tentulah kawan baik tersayang
Jika pantai bebas pencemaran
Tangkapan ikan takkan berkurang

Air mengalir dari hilir
Melalui sungai, terus ke laut
Sering juga menyebabkan banjir
Kalau got dan selokannya masih semraut

Banjir dan macet menjadi pemandangan
Semuanya terjadi karena kesalahan
Yang buang sampahnya pada sembarangan
Dan kalau jalan suka langgar aturan

Biarkan air mengalir terus ke parit
Parit dan gotnyanya mari bersihkan
Kalao pake air harus selalu irit
Sebab berlebihan bisa jadi temennya setan

Beli buah ditoko Bedus
Jangan lupa membeli belati
Jika tanah menjadi tandus
Bagaikan hidup tiada arti 


Demikianlah informasi Contoh kumpulan pantun tentang lingkungan yang dapat admin berikan. Semoga dengan membaca pantun ini. Rasa cinta kita terhadap lingkungan akan bertambah sehingga lingkungan kita menjadi bersih dan terawat. Terima Kasih

Contoh Pantun Pendidikan Terbaik dan Terbaru

Contoh pantun pendidikan yang bagus dan bijak. Pantun sebenarnya bermacam-macam jenisnya, dan salah satunya adalah pantun yang bertema pendidikan. Pantun ini biasanya berkaitan erat dengan dunia pendidikan dan pastinya sangat mendidik. Jika sobat mencari contoh pantun pendidikan, maka berikut ini saya bagikan beberapa contoh pantung bertema pendidikan. Silahkan disimak baik-baik!

Contoh Pantun Pendidikan

Dari pusat menuju pinggiran
Dari kota menuju padesaan
Dengan bahasa mengantar pikiran
Dengann bahasa mengantar perasaan

Ada daratan ada lautan
Laut dalam tenag airnya
Hidup tak perlu ketakutan
Sumber daya tiada habisnya

Malam hari udaranya dingin
Pergi berlayar ke Laut lepas
Udara bergerak bernama angin
Udara bersih untuk bernafas

Air gunug sungguh jernih
Masak air dengan kompor
Kaum tani tidak akan sedih
Kalau beras tidak di ekspor

Masak air dengan kompor
Kompor elpigi tiga kilogram
Kalau pupuk tidak di Ekspor
Nasib petani tidak akan suram

Pantun Nasehat Terbaru Yang Bermanfaat

Pantun Nasehat yaitu pantun yang berisi tentang nasihat atau petuah tentang seputar kehidupan. Pantun nasehat biasanya menggambarkan tentang cara berprilaku yang baik dan patut diambil isi pesanya. Bila Pantun lucu menggambarkan sesuatu hal yang lucu dan dapat membuat kita tertawa, pada pantun nasehat isinya berupa petuah atau petunjuk yang mengandung nilai-nilai moral kehidupan yang bermanfaat.

Ada beberapa contoh pantun nasihat yang bisa anda lihat dibawah ini :

Jalan jalan ke pulau kalimantan
Sambil memborong buah durian
Lebih baik seharian tak makan
daripada kenyang hasil curian

Padi Di Sawah Kuning Warnanya,
Batu Di Kali Banyak Bentuknya
Turuti Saja Petuah Orang Tua,
Agar Hidup Tidak Sengsara

Jalan jalan ke surabaya.
naik prahu dayung sendiri.
kalau hatimu sedih.
yang rugi diri sendiri.

Tumbuh merata pohon tebu
Pergi ke pasar membeli daging
Banyak harta miskin ilmu
Bagai rumah tidak berdinding

Hati-hati menyeberang
Jangan sampai titian patah
Hati-hati di rantau orang
Jangan sampai berbuat salah

Bermain musik dengan gitar
Jangan lupa sambil berpantun
Jikalau kamu ingin pintar
maka belajarlah dengan tekun

Makan mangga dipasar buah
Beli Satu bonusnya Pepaya
Jangan lupa selalu sedekah
Karna itu membuatmu kaya


Kayu cendana diatas batu
Sudah diikat dibawa pulang
Adat dunia memang begitu
Benda yang buruk memang terbuang

Naik kereta ke kota lamongan
Lalu pulang ke gunung ciremai
Jangan buang sampah sembarangan
Agar hidup sehat bersih dan damai

Nonton televisi acara Mario Teguh
Sambil makan mie selera pedas
Belajarlah dengan sungguh-sungguh
Agar semakin pintar dan cerdas

Jangan Lupa dan jangan lalai
Jangan makan nasi yang sudah basi
Lebih baik kerja jadi pedagang somai
Uang yang halal tak pernah korupsi

Di tepi kali saya menyinggah
Menghilang penat menahan jerat
Orang tua jangan disanggah
Agar selamat dunia akhirat

Itulah sekelumit contoh beragam pantun nasehat yang semoga bisa memberi pencerahan bagi anda.

Kumpulan Pantun Tahun Baru 2014

Kumpulan Pantun Terbaru - Kali ini saya menyajikan ucapan yang sedikit berbeda yakni dengan kumpulan pantun terbaru, dengan adanya pantun ini mungkin bisa memudahkan untuk sobat mengucapkan tahun baru kepada kerabat saudara atau orang yang anda cintai. Sobat juga bisa melihat puisi cinta, kata bijak, kata mutiara dan kata kata gombal sebagai referensi untuk membuat ucapan di tahun baru ini. Langsung saja anda lihat dibawah ini pantun tahun baru 2014.
Pantun Tahun Baru
Pantun Tahun Baru
Di sungai ada batu
Di jalanan juga banyak batu
Sekarang tahun baru
Mesti bikin resolusi baru
Tadi makan tahu
Kemarin juga makan tahu
Met tahun baru
Met cari gebetan baru
ada buku warna biru
buku untuk menulis tamu
ini pantun tahun baru
aku buat khusus untuk mu
awan mendung tidak biru
awan mendung membayang-bayang ku
ucapkan met tahun baru
pada engkau yang ku sayang
ke pasar beli layang-layang
di pasar ada pohon waru
selamat tahun baru sayang
janganlah merayu tuk dosa baru
ada buah duku dipetik
yang metik malah terharu
met tahun baru cantik
mari jauhi dosa baru
ada mertua ada menantu
sama-sama pake baju biru
tahun baru di depan pintu
datang bersama harapan baru
di kebun ada pohon waru
di kebun ada pohon lada
mari sambut tahun baru
dengan smangat membara di dada
ada yang jual kue putu
ada yang jual kue pita
tahun baru diambang waktu
mari sambut dengan sukacita
ada bebek ada itik
ada kesana ada kesini
selamat tahun baru, cantik
smoga penuh smangat di tahun ini
balon berwarna biru
balon dideket palu
selamat tahun baru
smoga sukses slalu
Pohon Beringin berdaun rindang
Tempat berteduh semua orang
Biar mati di ujung pedang
Asalkan dapat Si orang seberang

Pantun Lucu - Kumpulan Pantun Humor Lucu 2014

      Pantun Lucu - Banyak Pantun Lucu yang saat ini beredar, baik di dunia nyata maupun di dunia maya. Pantun-pantun tersebut biasanya memang dibuat untuk menghibur siapapun yang membacanya, tetapi terkadang dibuat untuk tujuan lain seperti sebagai bahan ajar dalam lembar kerja siswa. Eksistensi pantun sendiri tidak sepopuler karya sastra lain, keberadaannya semakin terlupakan, semakin sedikit generasi muda yang mengenal pantu, maka dari itu para penulis memutar otak mencoba berinovasi menciptakan sebuah gubahan pantun modern yang bisa diterima oleh semua kalangan. Pantun Lucu terbukti dapat bersaing dengan karya sastra lainnya, dan semakin digemari seiring inovasi yang dilakukan.

Di bawah ini ada beberapa Pantun Lucu yang diciptaka oleh sumber-sumber anonim yang enggan disebut namanya. Pantun-pantun di bawah ini merupakan bentuk kepedulian para pencipta terhadap akar budaya bangsa melayu yang semakin terkikis oleh perkembangan zaman. Berikut ulasannya :

Kumpulan Pantun Lucu
Pantun Lucu 2014
KUMPULAN PANTUN LUCU 2014

Jalan-jalan ke kota paris.,
Banyak rumah berbaris-baris.,
Biar mati diujung keris.,
Asal dapat dinda yang manis….
Gagang golok,,gagang cangkul..,
Gagang cangkul juga gagang celurit..,
Ga bisa nyolok katanya tumpul..,
Biarpun tumpul tetep hasilnya buncit.?
Pohon ara dibuat gubuk..,
Pasang pasak biar tegak..,
Resiko asmara dunia facebook.. ,
Cinta ditolak blokir bertindak..
Beli kentang dibuat rujak.. ,
Biar mantap ditambah sambal..,
Tidur terlentang tiada nyenyak..,
Tidur tengkurap ada yang mengganjal..
Rintik rintik turun hujan..,
Masuk kamar sama teman..,
Gadis cantik jadi pujaan..,
Mau dilamar kok hamil duluan...
Makan bubur diatas meja...,
Minumnya jus diatas rak...,
Hari libur tetap bekerja..,
Dapat bonus ambilnya di irak...
Ke jakarta naiklah pesawat..,
Pesawat terbang, landingnya susah..,
Kalau cinta sudah melekat..,
Siang terbayang, malam mimpi basah..
Kalau ada sumur diladang..,
Bolehlah kita menggosok gigi..,
Kalau anda diwarung padang..,
Bolehkah kita ditraktir lagi..
Langit mendung diatas lautan...
Lebat hujannya tiada terbendung...
Gadis berkerudung cantik menawan...
Kedip matanya rontokan bulu hidung...
Hari minggu sudahlah siang..
Setelah siang menuju petang...
Ditunggu tunggu gak jua datang...
Sekali datang kok nagih utang...
Petik kecapi suara bening..
Satu satu dawai di harpa..
Cium dipipi cium di kening..
Setelah itu yang dicium apa ? ?
Masak tongkol didalam loyang...
Semur jengkol bumbunya pala...
Geal geol pantat bergoyang...
Sekali senggol pening kepala..
Kota bintan banyak perunggu..
Kota ciamis membangun tugu..
Janji kencan dimalam minggu..
Tapi gerimis sudah menunggu..
Kue rangin rasanya manis..
Kue tar bukanlah lapis..
Malam dingin hujan gerimis..
Sebentar bentar kebelet pipis..
Stasiun tugu stasiun kereta api..
Tempat jualan si tukang lapis..
Hari minggu cuma nonton tipi..
Mau jalan dompet dah menipis..
Ini musim masih penghujan...
Kata simbok jangan nakal..
yang muslim silahkan Jumatan..
Bawa gembok amankan sendal..
Hujan gerimis deraslah amat..
Ada kilat bertabrakan..
Hari kamis malam jumat..
Yang mau kumat dipersilahkan..
Beli berlian dikota belawan..
Hujan gerimis dikota mekah..
Cantik nan itu perawan..
Wajahnya manis senyum merekah..
Masak ayam masak tumis..
Iris tipis sampai habis..
Selasa malam hujan gerimis..
Dompet tipis smakin kritis..
Pantun galau - Berikut ini adalah beberapa pantun galau dan pantun nyesek yang diambil dari berbagai sumber khusus untuk anda yang sedang merasa galau saat ini. Kumpulan pantun ini bisa menjadi bahan apresiasi kegalauan kamu lewat pantun..



Kumpulan pantun galau

buat apa beli buku..
kalau tidak ada penanya...
buat apa pilih aku..
kalau masih bersamanya. . :(

Jangan ditatap sinar mentari...
Nanti matamu menjadi silau...
Jangan diratap pacar yg lari...
Nanti jiwamu menjadi galau...

Obat meler itu markisa 
markisa campur ama jamu
Walaupun LDR itu nyiksa
Tapi aku tetap nunggu kamu .

Jaka sembung beli tahu anget
putus nyambung emang BT-in banget .

Ada tikus minum jamu
Kapan kamu putus sama pacar kamu ?

Bapak ibu beli barang antik,
belinya deket pohon beringin.
Walau beribu cewek cantik,
cuman kamu yang aku kangenin.

Beli ketela sama si mulan,
rakit dinamit campur jamu.
Aku rela gak makan sebulan,
asal bisa semenit deket kamu.

Raja dan ratu naik kereta api,
nangis karna lama tak bertemu.
Jangankan waktu aku mimpi,
waktu pipis aja aku inget kamu.

Di bawah gigi ada jakun,
di atas rahang ada tulang.
Jadi rugi pergi ke dukun,
pacar hilang uang melayang.

Kain boLong bukan kain goni
Bolong semua tanpa terkecuaLi
Hati kosong tak berpenghuni
hati gaLau tak ada yang perduLi

Raja dan ratu naik kereta api,
nangis karna lama tak bertemu.
Jangankan waktu aku mimpi,
waktu pipis aja aku inget kamu.

Pohon beringin di tumbuhi benalu
Rindang, di halaman depan
Eh kemarin adalah masalalu
Sekarang dan seterusnya adalah masa depan

Ada ranting Ada dahan
Ada Logam Ada berlian
Nah kamu yang lagi berjauhan
Adakah kepercayaan diantara kalian

Demikian pantun galau kali ini, tunggu update selanjutnya...
Pantun gombal - kali ini ada sekumpulan pantun gombal cinta yang bisa kamu simak sebagai apresiasi dari gombalan melalui pantun gombal yang bersajak romantis. Silahkan disimak..



Kumpulan pantun gombal

Kau bagaikan sebuah jari-jari, yang memegang erat sebuah paku.
Kau sama seperti pencuri, yang telah mencuri hatiku.

Jalan-jalan pakai motor matik, sambil bawa bekal telur dadar.
Kau hari ini tampak begitu cantik, sampai melebihi Jesika Iskandar.

Manusia dibagi menjadi dua jenis, serta ada yang muda dan ada yang tua.
Kau hari ini tambak begitu manis, sampai-sampai melebihi manisnya Gita Gutawa.

Tubuhmu begitu lentik, pasti kamu sering minum jamu.
Bagi oranglain mungkin kau tidak terlalu cantik, tapi bagiku tidak ada yang secantik dirimu.

Bagiku kau itu setangkai kembang, kembang yang tak akan pernah jemu.
Aku ingin menjadi kumbang, supaya bisa sering hinggap di pelukmu.

Air itu suka diobaok-obok, habis diobok-obok terus diminumkan ke sapi.
Habis mandi langsung bobok, supaya bisa cepet ketemu kamu di dalam mimpi.

Bunga itu bunga mawar, sering ditaruh sebagai hiasan saku.
Aku ingin menjadi trotoar, supaya kau dapat berjalan dengan mudah ke hatiku.

Kau bagaikan sebuah jalan, yaitu sebuah jalan yang berliku-liku.
Bagiku kau adalah rembulan, yang bersinar terang menyinari hidupku.

Makan nasi sama sekoteng, minumnya minum jamu.
Aku memang bukan orang ganteng, tapi hatiku ini tulus untukmu.

Naik motor sama mama papa, pakainya motor matik.
Eeee tadi aku pikir siapa, Ternyata adinda yang cantik.

Gula pasir lebih manis gula jawa, buah mahoni lebih pahit dari jamu.
Hatiku ini takkan mendua, karena hati ini telah jadi milikmu.

Jalan-jalan ke negara Inggris, banyak gedung berbaris-baris.
Aku rela ditusuk ditusuk keris, demi cintakmu kepada Adinda yang manis.

Buat sangkar harus pakai paku, sebelum buat sangkar enaknya minum jamu.
Tidak ada wanita lain di hatiku, karena hatiku hanya untukmu.

Makanan busuk memang bau, bila dimakan rasanya pahit seperti jamu.
Sebenarnya ku ingin kau tau, aku tak bisa hidup tanpa cintamu.

Buah salak buah duku, tidak bisa dibuat jamu.
Bila kau belah dadaku, akan kau temukan tulisan namamu.

Ku ajak pergi ke pantai kau tidak mau, soalnya aku ingin berdua denganmu.
Saat ini yang perlu kau tau, ku tak bisa hidup tanpa dirimu.

Pagi-pagi enaknya makan roti, karena setelah itu harus pergi menuntut ilmu.
Kamu jangan berkecil hati, karena hatiku hanya untukmu.

Kalau nembak cewek jangan pakai senapan, berilah dia buah duren.
Aku memang bukan orang yang tampan, tetapi aku imut-imut dan keren.

Pantun gombal terbaru
Punya istri cuma satu, dia malah seorang penjual jamu.
Aku ingin ungkapkan sesuatu, yaitu aku ingin mendapatkan cinta yang tulus darimu.

Ibu-ibu sukanya ngebatik, kalau bapak-bapak sukanya rebana.
kau wanita yang paling cantik, yang dapat membuatku terpana.

Kau seperti sekuter matic, yang sering dinaiki si Nita.
Bagiku kau wanita cantik, yang dapat membuat semua laki-laki  jatuh cinta.

Makan ayam lalapannya kemangi, tetapi jangan lupa bersihin kuku.
Tak ada wanita lain yang aku sayangi, hanya kamulah wanita yang mengisi hatiku.

Udah bikin janji malah lupa, tapi aku tidak akan lupa dengan cita-cita.
Aku memang tidak bisa memberimu apa-apa, karena yang bisa ku beri hanya kasih sayang dan cinta.

Kemarin aku habis dilempar batu, ternyata yang nglembar batu itu ikan hiu.
Sebenarnya aku ingin katakan sesuatu, yaitu I love you.

Naruh uang di dalam saku, sakunya sobek gara-gara kena kuku.
Jangan sampai kau mengkhianatiku, karena hanya dirimu yang ada di hatiku.

Banyak bukan pantun rayuan gombalnya? Bila masih belum puas, dibawah ini masih banyak lagi pantun- pantu yang keren dan gokil untuk sms dan silahkan lanjutkan lagi bacanya.

Ku ajak pergi ke pantai kau tidak mau, soalnya aku ingin berdua denganmu.
Saat ini yang perlu kau tau, ku tak bisa hidup tanpa dirimu.

Punya istri cuma satu, dia malah seorang penjual jamu.
Aku ingin ungkapkan sesuatu, yaitu aku ingin mendapatkan cinta yang tulus darimu.

Hobiku itu menyelam, ketika menyelam pasti aku mengajak teman minimal satu.
Aku ingin sekali kamu tenggelam, tenggelam di dalam hatiku.

Cinta itu bermula dari mata, dan terkadang tertulis sampai ke buku.
Kau bagaikan nelayan cinta, yang selalu menebar benih-benih cinta di hatiku.

Laki-laki itu bukan saya, tetapi itu adalah sahabatku.
Bapak kamu seorang pencuri ya, soalnya kau telah mencuri hatiku.

Aku itu sulit dalam menghafal, soalnya aku males baca buku.
Kau bagaikan sebuah kapal, yang berlabuh di hatiku.

Orang itu bukanlah hantu, tapi orang itu adalah tamu.
Aku ingin menjadi kunci pintu, supaya aku dapat membuka pintu hatimu.

Lihat Messi mencetak gol, tiba-tiba datang seorang tamu.
Aku ingin menjadi borgol, supaya dapat memborgol cintamu.

Barang itu adalah barang yang antik, tadi penjual barang antik tersebut datang kesini bertamu.
Berjuta-juta wanita yang cantik, tiada wanita cantik selain dirimu.

Ada wanita yang rambutnya sebahu, ternyata dia seorang penjual jamu.
Hari ini kau harus tahu, aku tak bisa hidup tanpa cintamu.

Demikianlah pantun gombal romantis rayuan maut yang diposkan kali ini, semoga menginspirasi...

Kumpulan Pantun Cinta Romantis Banget

Cinta memang tidak ada matinya, Cinta memberikan gairah-gairah baru dalam kehidupan ini.  untuk mengungkapkan cinta, seseorang yang sedang jatuh cinta biasanya ada yang mencurahkan perasaanya ke dalam sebuah tulisan baik yang berbentuk puisi cinta ataupun pantun cinta. Kumpulan Pantun Cinta Romantis Banget ini kami persembahkan buat Anda semua yang sedang jatuh cinta untuk sekedar dijadikan contoh atau untuk di kirimkan kepada orang yang Anda sayangi dan cintai. Berikut pantun-pantun cinta romantis yang saya kumpulkan dari berbagai sumber yang ada.

pantun+romantisjalan-jalan keliling dunia
cuma untuk beli akuarium
yg amat membuatku bahagia,
waktu melihatmu tersenyum

makan sepiring berdua,
bagai cinta yang setia,
pusingku pulih tiba-tiba,
dikarenakan kau obati dengan salam sapa
mentari tidak pernah keluar,
dikarenakan lagi tengah gerimis,
dikarenakan watakmu amat sabar,

bikin cintaku untukmu tidak dapat habis
buah rambutan kulitnya berbulu,
bila merah tandanya masak,
bila bener-bener cinta berikan kepenghulu,
jangan sampai hanya dibibir doang
meskipun cuma buah jambu
tetapi ini dapat diramu
walaupun jarang ketemu
cintaku cuma untukmu
Jalan-jalan ke samarinda
Tidak lupa bawa bambu
Makin lama makin bahagia
Lihat kamu berkerudung ungu
Kalau mau menanam tebu
Tanamlah di dekat pohon jambu
Kalau kau cinta padaku
Bilang saja I LOVE U

Makan roti minumnya susu
Susunya di campur madu
Walaupun tadi kita udah ketemu
Tapi hatiku masih terasa rindu
Aku sedang minum jamu
Minum di bawah pohon jambu
Aku tak mau kehilangan kamu
Karna ku sangat mencintaimu

Pagi pagi udah sarapan
Lauknya ikan teri
Met pagi aku ucapkan
Untukmu kekasih hati
Pulang belanja dari pasar baru
Tidak lupa beli kacang
Neng cantik yang menunggu
Awal bulan kita tunangan

Sore-sore makan sekoteng
Belanjanya di pasar baru
Abang sayang yang ganteng
Neng disini sudah menunggu
Kalau Cinta Ya Bilang Cinta
Kalau Sayang Ya Bilang Sayang
Jangan Ditunda Tunda
Nanti Di Ambil Orang

Kemanapun kaki melangkah
Aku selalu mengurai doa
Kemanapun cinta merambah
Aku selalu mengurai setia
Malam Senin ada tamu
Masuk rumah pake sepatu
Kalo adek mau jadi Pacarku
Alhamdulillah yah sesuatu

Hati senang diundang pesta
Sahabat lama yang sedang dinanti
Apakah ini artinya cinta
Jika tanpa tulus di hati
meskipun saya udah kenyang
terus mesti minum jamu
wanita yang ku sayang
bolehkah saya bertamu
jalan-jalan ke kota paris
banyak tempat tinggal berbaris-baris
supaya mati diujung keris
asal bisa dinda yang manis
ke cimanggis beli kopiah
kopiah indah kan kau dapati
demikian banyak gadis yang singgah
cuma dinda yang memikat hati
anak-anak membawa tas,
membawa tas pergi sekolah,
sayang, selamat beraktifitas,
serta semoga bisa rezeki barokah
dikarenakan anda tetap jujur,
bikin hatiku jadi tambah sayang,
sayang, sehabis sholat dhuhur,
kuucapkan mat makan siang

itulah kumpulan pantun cinta romantis dan pake banget yang dapat kami share buat Anda. Semoga bermanfaat.

Selasa, 28 Januari 2014

PANTUN KASIH

Nasi lemak buah bidara
Sayang selasih hamba lurutkan
Hilang emak hilang saudara
Kerana kasih hamba turutkan

Pasir putih di pinggir kali
Pekan menyabung ayam berlaga
Kasih tak boleh dijual beli
Bukannya benda buat berniaga

Petik sayur si daun maman
Makan berulam daun pegaga
Habis tahun berganti zaman
Kasih adinda kunanti jua

Hijau nampaknya Bukit Barisan
Puncak Tanggamus dengan Singgalang
Terbang nyawa dari badan
Kasih di hati takkan hilang

Indra Giri pasirnya lumat
Kerang bercampur dengan lokan
Ibarat Nabi kasihkan umat
Begitu saya kasihkan tuan

Bunga Melati terapung-apung
Bunga rampai di dalam puan
Rindu hati tidak tertanggung
Bilakah dapat berjumpa tuan?

Burung merbuk membuat sarang
Anak enggang meniti di paya
Tembaga buruk di mata orang
Intan berkarang di hati saya

Kalau roboh kota Melaka
Sayang selasih di dalam puan
Kalau sungguh bagai dikata
Rasa nak mati di pangkuan tuan

Kalau roboh Kota Melaka
Papan di Jawa saya dirikan
Kalau sungguh bagai dikata
Badan nyawa saya serahkan

Anak campuran Cina-Melaka
Pulang ke rumah di Bukit Pekan
Andai kena dengan cara
Nyawa dan badan saya berikan

Anak ruan tidak terluang
Benang sutera di dalam buluh
Hendak buang tidak terbuang
Sudah mesra di dalam tubuh

Tumbuk padi jadikan emping
Buat juadah teman sebaya
Pipit hendak bertenggek ke ranting
Sudikah enggang bertenggek sama?

Kain cindai dilipat-lipat
Lipat mari tepi perigi
Kalau pandai Tuan memikat
Burung terbang menyerah diri

Kiri jalan kanan pun jalan
Sama tengah pokok mengkudu
Kirim jangan pesan pun jangan
Sama-sama menanggung rindu

Pucuk pauh batangnya pauh
Di tengah-tengah pokok mengkudu
Adinda jauh kekanda pun jauh
Sama-sama menanggung rindu

Buah jambu disangka kandis
Kandis ada di dalam cawan
Gula madu disangka manis
Manis lagi senyuman Tuan

Sayang Musalmah pergi ke taman
Hendak memetik sekuntum bunga
Sudah ada dalam genggaman
Bilakah dapat hidup bersama?

Anak haruan berlima-lima
Mati ditimpa ponggor berdaun
Kasih cik adik saya terima
Menjadi hutang beribu tahun

Sayang Laksamana mati dibunuh
Mati dibunuh Datuk Menteri
Tuan umpama minyak yang penuh
Sedikit tidak tertumpah lagi

Sayang pelanduk di luar pagar
Mati ditembak patah kakinya
Tujuh tahun gunung terbakar
Baru sekarang nampak apinya

Batang selasih permainan budak
Daun sehelai dimakan kuda
Bercerai kasih bertalak tidak
Seribu tahun kembali juga

Harum baunya si bunga Tanjung
Harumnya sampai puncak gunung
Tuan umpama sekaki payung
Hujan panas tempat berlindung

Tajam kapak dari beliung
Hendak menebang kayu berduri
Tuan laksana kemuncak payung
Saya di bawah menyerah diri

Hujan panas turun berderai
Guruh menyambar pohon jati
Kasih sayang tak boleh bercerai
Bagaikan rambut bersimpul mati

Hilir berderap mudik berderap
Patah galah di dalam perahu
Tuan laksana si bunga Dedap
Cantik merah tidak berbau

Orang berhuma di Pulau Balangan
Asap apinya tabun-menabun
Tuan laksana bunga kayangan
Kuntum Kasturi tangkainya embun

Kalau Tuan pergi ke Jambi
Ambil air Cik Tahir jurubatunya
Kalau Tuan hendakkan kami
Bakar air ambil abunya

Beli cempedak dari Juana
Mari dibelah di atas tudung
Jika berhajat menyunting bunga
Jumpa wali di atas gunung

Buah jering di atas para
Diambil budak bawa berlari
Kering laut tanah Melaka
Baru saya mungkirkan janji

Buih kuini jatuh tercampak
Jatuh menimpa bunga selasih
Biar bertahun dilambung ombak
Tidakku lupa pada yang kasih

Tebang gelam tebang kenanga
Batang tumbang menimpa gadung
Kumbang mengidam nak seri bunga
Bunga kembang di puncak gunung

Limau purut lebat di pangkal
Batang selasih condong uratnya
Hujan ribut dapat ditangkal
Hati kasih apa ubatnya?

Layang-layang terbang melayang
Jatuh ke laut disambar jerung
Siapa bilang saya tak sayang?
Kalau bunga rasa nak kendong

Layang layang terbang melayang
Jatuh di laut melayang layang
Siapa bilang saya tak sayang?
Siang malam terbayang bayang

Layang-layang disambar nuri
Madu kelapa dalam tempayan
Lagi tak hilang bukit Puteri
Tidak kulupa kasihmu Tuan

Langit cerah awan membiru
Dinihari embun pun jatuh
Sakit sungguh menanggung rindu
Di dalam air badan berpeluh

Indah nian bulan mengambang
Keliling pula bintang bercahaya
Wajah tuan bila ku pandang
Bagai melihat pintunya syurga

Ikan belanak di tengah muara
Daun suji di dalam puan
Tiada sanak tiada saudara
Kalau sudi terimalah Tuan

Dua tiga kucing berlari
Manakan sama si kucing belang
Dua tiga boleh kucari
Manakan sama abang seorang

Anak beruk di kayu rendang
Turun mandi di dalam paya
Huduh buruk di mata orang
Cantik manis di mata saya

Tinggi tinggi mata hari
Anak kerbau mati tertambat
Sudah lama saya mencari
Baru sekarang saya mendapat

Pucuk pauh delima batu
Anak sembilang ditapak tangan
Biar jauh beribu batu
Jauh di mata di hati jangan

Surat ku layang untuk berkata
Penyampai hasrat kata di hati
Kalaulah sungguh kasihkan saya
Jangan dibuang sampai ke mati

Kedondong batang sumpitan
Batang padi saya lurutkan
Tujuh gunung sembilan lautan
Kalau tak mati saya turutkan

Burung terbang menarik rotan
Lalu hinggap di kayu Jati
Tujuh gunung tujuh lautan
Belum dapat belum berhenti

Ke Teluk sudah ke Siam sudah
Ke Mekah saja aku yang belum
Kupeluk sudah kucium sudah
Bernikah saja aku yang belum

Di Tanjung Katung airnya biru
Disitulah tempat mencuci mata
Duduk sekampung lagikan rindu
Inikan pula jauh dimata

Laju-laju perahu laju
Lajunya sampai ke Surabaya
Lupa kain lupakan baju
Tetapi jangan lupakan saya

Kalau menyanyi perlahan-lahan
Dibawa angin terdengar jauh
Kalau hati tidak tertahan
Di dalam air badan berpeluh

Bunga Cina jambangan Cina
Bungkus inai dalam kertas
Sungguh saya bena tak bena
Di dalam hati haram tak lepas

Bunga rampai di dalam puan
Buluh perindu di atas gunung
Adakah sampai kepadamu tuan?
Rindu kekanda tidak tertangung

Ayam disabung jantan dipaut
Jika ditambat kalah laganya
Asam di darat ikan di laut
Dalam belanga bertemu jua

Angin Barat dari gunung
Berhembus lembut terlalu nyaman
Baru kelibat adik menyongsong
Kembali segar semangat di badan

Orang mengail ikan cencaru
Dapat ikan bawa ke jeti
Kalau tuan kata begitu
Barulah senang di dalam hati

Ribu-ribu pokok mengkudu
Cincin permata jatuh ke ruang
Kalau rindu sebut namaku
Airmata jangan dibuang

Dari mana punai melayang
Dari sawah turun ke padi
Dari mana datangnya sayang?
Dari mata turun ke hati

Berkurun lama pergi menjauh
Wajah kulihat di dalam mimpi
Kalau dah kasih sesama sungguh
Kering lautan tetap ku nanti

Anak buaya anak memerang
Anak biawak luka kepala
Badan merantau sakit dan senangP
ada adinda sedikit tak lupa

Kukutip bunga buat karangan
Karangan diletak di atas peti
Ingin ku sunting bunga di jambangan
Buat penyeri di taman hati

Sekapur sirih seulas pinang
Adat berkunjung budaya Melayu
Terjunjung kasih tersimpul sayang
Terikat terkurung kasih nan satu

Burung merpati terbang melayang
Singgah sebentar dipohon meranti
Rindu hatiku bukan kepalang
Wajahmu tuan termimpi-mimpi

Malam ini malam Jumaat
Pasang dian kepala titi
Tepuk bantal panggil semangat
Semangat datang di dalam mimpi

Hilang sepi diraut wajah
Usah terlerai nilainya budi
Setia janji takkan berubah
Kasih tersemai tetap abadi

Kalau tidak kelapa puan
Tidak puan kelapa bali
Kalau tidak pada tuan
Tidak tuan siapa lagi?

Pohon sena cabangnya empat
Mari tebang waktu pagi
Kalau kena dengan makrifat
Burung terbang menyerah diri

Gunung tinggi dilitupi awan
Berteduh langit malam dan siang
Bila adik mengirimkan pesan
Hancur seluruh sendi abang

Air pasang limpah ke pasar
Tanam pinang kelapa mati
Di manalah tuan belajar
Pandai mencari isyarat hati?

Tajam tubuh si buah gading
Hendaklah ikat bersama tali
Hancur luluh tulang dan daging
Namun kulupa tidak sekali

Hujan turun badan pun basah
Patah galah haluan perahu
Niat dihati tak mahu berpisah
Kehendak Allah siapa yang tahu?

Fikir memikir sama lawak
Jangan dibawa ke Tanjung Jati
Sindir menyindir sesama awak
Jangan dibawa masuk ke hati

Tuan puteri meminta cawan
Untuk diisi air kelapa
Amat tulus kasihmu Tuan
Sampai ke mati adinda tak lupa

Abang Daud menyepak raga,
Raga disepak dalam mahligai;
Dalam laut boleh diduga,
Dalam hati tidak ku pandai.

Abang merempuh di kaki bukit,
Siapa bilang terlanggar pipit;
Abang cakap manis di mulut,
Saya mendengar menjadi leput.

Ada kain lupa ke baju,
Konon baju layu dah bunga;
Ada lain lupakan aku,
Kerana aku orang dah hina.

Akar nibung meresap-resap,
Akar mati dalam perahu;
Terbakar kampung nampak berasap,
Terbakar hati siapa yang tahu.

Ambil buluh dibuat sasak,
Nak dipagar batas bertenang;
Akulah hodoh bertambah sesak,
Tak ada siapa yang nak kenang.

Ambil badan kerat-kerat,
Mari letak haluan perahu;
Sakit badan haluan diubat,
Sakit hati siapa tahu.

Anak burung pandai berenang,
Menghilang di rimba hutan berduri;
Malang hamba asyik terkenang,
Orang dikenang membenci diri.

Ada kacang tumbuh di akar,
Akar menyangkut bawah titian;
Carilah akal fikir-fikir,
Jangan menyesal di kemudian.

Ambil galah panjang sedepa,
Jemur mari kain basahnya;
Jangan salah jangan terlupa,
Kalau rimau nampak belangnya.

Asam paya buahnya kisip,
Mari dijual di Batu Pahat;
Badan saya tidak bernasib,
Diberi baik hendaknya jahat.

Ayam todak sendiri batang,
Sorok menyorok depan perahu;
Abang hendak sendiri datang,
Suruh-menyuruh saya tak mahu.

Baik-baik menjemur padi,
Jangan dimakan burung belatuk;
Baik-baik mencari ganti,
Biar hati lebih elok.

Baik-baik memilih ikan,
Jangan terpilih ikan gelama;
Baik-baik memilih intan,
Jangan terpilih batu delima.

Baik-baik menjemur padi,
Jangan dimakan burung belatuk,
Baik-baik mencari ganti,
Biar hati lebih elok.

Baik-baik menebang jati,
Biar serpih tumbang jangan;
Baik-baik mencari ganti,
Biar terlebih kurang jangan.

Pantun Nasihat

PANTUN NASIHAT

Orang Jawa mencari benang,
Mencari benang di atas bukit;
Orang jauh jangan dikenang,
Lama-lama jadi penyakit.


Orang mengail di Teluk Bulang,
Apalah umpannya si kulit duku;
Jangan bermain kekasih orang,
Nyawa tersangkut di hujung kuku.


Patah jarum dalam peti,
Buat menjahit kain bertimbun;
Nasihat sepatah kurang dimengerti,
Rupanya penawar beribu tahun.


Padi muda jangan dilurut,
Kalau dilurut patah batangnya;
Hati muda jangan diturut,
Kalau diturut susah datangnya.


Bawa mari ke kedai Cina,
Kerana itu buah dagangan;
Hidup kita biar sempurna,
Kerana dunia ini adalah tumpangan.


Beras kisar mudik ke hulu,
Tanak pulut santan durian;
Tak ada orang menyesal dahulu,
Banyak orang menyesal kemudian.


Bukan tidak saya katakan,
Merbuk biasa makan di papan;
Bukan tidak saya katakan,
Buah mabuk jangan dimakan.


Bukit Jertih berhutan buluh,
Tempat raja pergi memburu;
Minta selisih malaikat empat puluh,
Janganlah saya diberi malu.


Orang hulu memalu nobat,
Nobat dipalu kayu berangan;
Fikir dahulu sebelum buat,
Kalau dibuat menyesal jangan.


Angin teluk menyisir pantai,
Hanyut rumpai di bawah titi;
Biarlah buruk kain dipakai,
Asal pandai mengambil hati.

Buah pelaga makan dikikir,
Dibawa orang dari hulu;
Sebarang kerja hendak difikir,
Supaya jangan mendapat malu.

Hendak belayar ke Teluk Betong,
Sambil mencuba labuhkan pukat;
Bulat air kerana pembetung,
Bulat manusia kerana muafakat.

Pakai baju warna biru,
Pergi ke sekolah pukul satu;
Murid sentiasa hormatkan guru ,
Kerana guru pembekal ilmu.

Jangan pergi mandi di lombong,
Emak dan kakak sedang mencuci;
Jangan suka bercakap bohong,
Semua kawan akan membenci.

Jikalau tuan mengangkat peti ,
Tolong masukkan segala barang;
Jikalau anak-anak bersatu hati .
Kerja yang susah menjadi senang .

Asam kandis mari dihiris ,
Manis sekali rasa isinya ;
Dilihat manis dipandang manis ,
Lebih manis hati budinya .

Selasih tumbuh di tepi telaga ,
Selasih dimakan si anak kuda;
Kasih ibu membaa ke syurga,
Kasih saudara masa berada.

Masuk hutan pakai sepatu,
Takut kena gigitan pacat;
Kalau kita selalu bersatu,
Apa kerja mudah dibuat.

Orang haji dari Jeddah
Buah kurma berlambak-lambak
Pekerjaan guru bukanlah mudah
Bagai kerja menolak ombak

Pinang muda dibelah dua
Anak burung mati diranggah
Dari muda sampai ke tua
Ajaran baik jangan diubah

Asal kapas menjadi benang
Dari benang dibuat kain
Barang yang lepas jangan dikenang
Sudah menjadi hak orang lain

Kapal Anjiman disangka hantu
Nampak dari Kuala Acheh
Rosak iman kerana nafsu
Rosak hati kerana kasih

Tingkap papan kayu bersegi
Sampan sakat di Pulau Angsa
Indah tampan kerana budi
Tinggi darjat kerana bahasa

Bintang tujuh sinar berseri
Bulan purnama datang menerpa
Ajaran guru hendak ditaati
Mana yang dapat jangan dilupa

Parang tajam tidak berhulu
Buat menetak si pokok Ru
Bila belajar tekun selalu
Jangan ingkar nasihat guru

Hari malam gelap-gelita
Pasang lilin jalan ke taman
Sopan santun budaya kita
Jadi kebanggaan zaman berzaman

Pergi berburu sampai ke sempadan
Dapat Kancil badan berjalur
Biar carik baju di badan
Asalkan hati bersih dan jujur

Dalam semak ada duri
Ayam kuning buat sarang
Orang tamak selalu rugi
Macam anjing dengan bayang

Baik-baik mengirai padi
Takut mercik ke muka orang
Biar pandai menjaga diri
Takut nanti diejek orang

Ke hulu membuat pagar
Jangan terpotong batang durian
Cari guru tempat belajar
Supaya jangan sesal kemudian

Padi muda jangan dilurut
Kalau dilurut pecah batang
Hati muda jangan diturut
Kalau diturut salah datang

Orang Daik memacu kuda
Kuda dipacu deras sekali
Buat baik berpada-pada
Buat jahat jangan sekali

Dayung perahu tuju haluan
Membawa rokok bersama rempah
Kalau ilmu tidak diamalkan
Ibarat pokok tidak berbuah

Kalau kita menebang jati
Biar serpih tumbangnya jangan
Kalau kita mencari ganti
Biar lebih kurang jangan

Adik ke kedai membeli halia
Emak memesan membeli laksa
Jadilah insan berhati mulia
Baik hati berbudi bahasa

Pantai Mersing kuala Johor
Pantainya bersih sangat mashyur
Pohonkan doa kita bersyukur
Negara kita aman dan makmur

Tuan Mahmud bermain tombak,
Dang Kasuma menangkap tupai;
Kalau takut dilambung ombak,
Jangan berumah di tepi pantai.

Sayang Musalmah memakai tudung,
Tudung dipakai sebelah kiri;
Apa dikenang kepada untung,
Untung tak untung diri sendiri.

Ambil bertih dari hulu,
Isi mari di dalam balang;
Bersihkan laman kita dahulu,
Baru bersihkan halaman orang.

Anak tiung anak ketitir,
Anak balau terlompat-lompat;
Barang dikendong habis tercicir,
Barang dikejar haram tak dapat.

PANTUN PERANTAU

Ribu-ribu jalan ke Kandis
Landak membawa geliganya
Bondaku tinggal jangan menangis
Anakanda pergi membawa nasibnya

Singkarak kotanya tinggi
Asam pauh dari seberang
Kekanda berangkat ditangisi
Badan terbuang di rantau orang

Selasih di tebing tinggi
Kalau tinggi berdaun jangan
Anakanda pergi bonda tangisi
Alamat dagang mati beragan

Pisang kelat digonggong helang
Jatuh ke lubuk Inderagiri
Kalau berdagang ke tempat orang
Baik-baik membawa diri

Baju baru dalam almari
Baju dijahit tuakng pilihan
Kalaulah pandai membawa diri
Ke mana pergi pun orang kasihan

Berbuah pokok setambun tulang
Jangan dibuat ramuan santau
Jikalau untung anakanda pulang
Jikalau rugi hilang di rantau

Kajang tuan kajang berlipat
Kajang hamba mengkuang layu
Dagang tuan dagang bertempat
Dagang hamba terbuang lalu

Bengis sungguh orang pangkalan
Lalu-lalang perahu dihalang
Menangis dagang sepanjang jalan
Mengenang nasib di negeri orang

Sayang Singkarak kotanya tinggi
Asam pauh dari seberang
Awan berarak hamba tangisi
Dagang jauh di rantau orang

Asam pauh dari seberang
Tumbuhnya dekat tepi tebat
Dagang jauh di rantau orang
Sakit siapa akan mengubat?

Dari ladang pergi ke gurun
Buluh duri melingkar kota
Hari petang hujan pun turun
Dagang berurai air mata

Lurus jalan ke Paya Kumboh
Anak Padang mandi-manda
Bagaimana hati tidak rusuh
Terpaksa tinggalkan ayahanda bonda

Cik Mahat menahan bubu
Bubu dijemur di tengah halaman
Tingallah ayah tinggallah ibu
Anakanda merantau timba pengalaman

Apa digulai orang di ladang
Pucuk kacang sayur ketola
Apakah untung anak dagang?
Hari petang hatipun hiba

Telur cicak dalam dulang
Entah bertulang entahkan tidak
Sudah sampai negeri orang
Entah pulang entahkan tidak

Duduk berjuntai di atas batu
Sambil mengetuk si akar tuba
Berdagang ke tempat yang belum tentu
Macam menempah maut kan tiba

Pungut teritip di tiang batu
Batu pecah dilanda karang
Beginilah nasib dagang piatu
Kain basah kering di pinggang

Lebah terbakar terbang sekawan
Hinggap di celah kayu berduri
Alangkah cabar rupanya tuan
Dagangan indah tidak terbeli

Belayar dilaut menaiki kapal
Kapal berlabuh di Teluk Sawar
Bukannya banyak membawa modal
Harapkan untung bila menawar

Orang Padang mandi di gurun
Mandi berlimau bunga lada
Hari petang matahari pun turun
Dagang berembai air mata

Ambilkan saya sebilah pisau
Buat meraut bingkai lelayang
Hidup anakanda jauh merantau
Wajah bonda selalu terbayang

Bersiar-siar di tepi telaga
Untuk berlibur hati yang lara
Kepada bonda yang jauh di mata
Hati anakanda rindu tak terkira

Tudung saji hanyut terapung
Disulam mari dengan benang
Hajat hati nak pulang ke kampung
Lautan lebar tidak terenang

Anak enggang di kayu tinggi
Patah ranting terbanglah ia
Anak dagang tak lama di sini
Sampai musim pulanglah ia

Dari mana hendak ke mana
Tinggi rumput dari padi
Tahun mana bulan mana
Dapat kita berjumpa lagi?

Pak Tani mengasah parang
Parang disimpan di atas para
Dagang seorang di negeri orang
Tiada teman tiada saudara